USD/JPY: Ketakutan Baru Menjelang Inflasi AS Menumbangkan Yen
Pasangan USD/JPY naik ke tertinggi sesi Asia di 106,84 dan saat ini menetap kembali di wilayah 106,70 karena sentimen risiko dalam menghadapi data IHK AS yang akan datang ditambah dengan skandal politik di parlemen Jepang mendorong Yen turun menjelang sesi pasar Eropa.
Data IHK AS yang akan dirilis di pasar pada pukul 12:30 GMT hari ini dapat memicu kekhawatiran inflasi baru setelah laporan pekerjaan pada hari Jumat meredakan ekspektasi inflasi dengan pertumbuhan upah yang tertinggal berpotensi memicu pertumbuhan yang lamban. Angka utama angka IHK tahun-ke-tahun diperkirakan akan mencapai 2,2% dibandingkan dengan 2,1% sebelumnya dan angka yang lebih rendah dapat memicu 'risk-run' baru di pasar, membuat Dolar AS menguat.
Pasar Jepang macet di tengah skandal parlemen yang melihat Perdana Menteri, Shinzo Abe, dan Menteri Keuangan Taro Aso berjuang dalam posisi mereka di pemerintahan Jepang menyusul terungkapnya Aso memiliki sebuah dokumen palsu yang terlibat dalam penjualan tanah pemerintah kepada seorang operator sekolah yang memiliki ikatan dengan istri Perdana Menteri Abe.
Segi teknis USD/JPY
Pasangan tersebut saat ini didukung oleh support dari EMA 8-hari di 106,50, dengan support lebih lanjut dari level terendah di bulan Maret di 105,25, sementara resistensi berada pada level tertinggi minggu lalu di 107,05 dan EMA 34 hari di 107,67. Grafik H4 menunjukkan pasangan ini dibatasi oleh posisi terendah yang lebih tinggi dan harga terendah, dan terobosan bisa menunjuk arah tren baru selanjutnya.