Minyak Bisa Turun Kembali Ke $45/Barel dalam 12 Bulan - Citi

The Financial Post melaporkan komentar-komentar penting yang disampaikan oleh kepala komoditas Citigroup, Ed Morse dalam sebuah wawancara tentang prospek harga minyak.

Sorotan Utama (courtesy Oilprice.com):

“Minyak bisa kembali ke US$45 per barel dalam 12 bulan.

Kasus bullish untuk minyak mentah didasarkan pada analisis yang salah.

Tidak logis untuk memperkirakan penurunan produksi di tempat-tempat di mana produksi tidak akan turun, seperti oil sands Kanada.

OPEC sebagai contoh, mengingat, kemampuannya untuk secara konsisten menghasilkan rata-rata 35 juta bph selama periode 50 tahun.

Namun, dalam waktu dekat minyak akan terus menguat.

Potensi gangguan pasokan di Libya dan Venezuela, sanksi Iran, dan perang dagang AS-China semuanya adalah argumen untuk kasus bullish minyak dan faktor-faktor tersebut akan tetap di tempatnya dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, tahun depan Brent bisa turun kembali ke antara US$45 - US$65 per barel.”

GBP/USD Masih Dalam Prospek Beragam Jangka Dekat – UOB

Pakar Strategi FX di UOB Group mencatat sikap Cable tetap beragam untuk sementara waktu. Kutipan Utama Pandangan 24 jam: "Resistensi kuat yang ditun
Baca lagi Previous

Rusia Targetkan 200Ribu-250Ribu bph Kenaikan Output Minyak - Bloomberg

Bloomberg melaporkan berita pasar minyak terbaru, mengutip bahwa Rusia menargetkan peningkatan produksi minyak 200ribu-250ribu barel per hari versus k
Baca lagi Next