AUD/JPY Sebagian Besar Tetap Tidak Terpengaruh Pada 76,00 Setelah Data Upah Australia

AUD/JPY diperdagangkan dekat 76,00 setelah data harga upah triwulanan dari Australia menambahkan kelemahan ke Dolar Australia (AUD) pada Rabu pagi.

Kuartal pertama (Q1) 2019 indeks harga upah tetap tidak berubah pada format tahunan sebesar 2,3% tetapi tergelincir di bawah perkiraan 0,6% untuk berbaris 0,5% sebelum berdasarkan QoQ.

Pasangan ini sebelumnya di bawah tekanan karena ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China membebani Aussie karena Beijing adalah konsumen terbesarnya.

Kelemahan dalam nada risiko juga dapat dianggap sebagai alasan untuk penurunan penawaran. Imbal hasil obligasi 10-tahun AS turun hampir satu basis poin menjadi 2,41% selama sesi Asia awal.

Pedagang sekarang dapat memantau data penjualan ritel dan produksi industri China untuk dorongan baru. Namun, perkembangan seputar perang tarif Trump-Xi tetap menjadi fokus.

Analisis Teknis

Terendah 04 Januari dekat 75,20 dan 75,00 angka bulat harus dianggap sebagai support langsung, terobosan yang dapat mengingat terendah Juli 2016 di dekat 74,55 dan Juni 2016 terendah di sekitar 72,40.

Sebaliknya, garis tren turun sebulan dapat terus membatasi sisi atas harga dekat 76,85 dengan 77,50 dan 78,10 menjadi level kelanjutan untuk diperhatikan selama penembusan.

Menteri Keuangan Jepang Aso: Perlambatan China Jelas Mempengaruhi Data Ekspor Yang Lebih Lemah

Menteri Keuangan Jepang Aso menyeberang dan mengatakan bahwa perlambatan China jelas mempengaruhi data ekspor yang lebih lemah, menambahkan: Di Jepang
Baca lagi Previous

Pres AS. Trump Menandatangani Perintah Yang Membatasi Perusahaan Telekomunikasi Asing Pada Hari Rabu Ini

Reuters melaporkan berita utama terbaru, dengan mengutip bahwa Presiden AS Donald Trump siap untuk menandatangani perintah yang membatasi perusahaan t
Baca lagi Next