Perdagangan Saham Asia Beragam Di Tengah Ketegangan Perdagangan Yang Masih Berlangsung

Saham Asia diperdagangkan mixed Kamis pagi ini dengan S&P 500 futures melaporkan kerugian karena ketegangan China-Amerika terus bergolak.

Pada saat penulisan, Nikkei Jepang diperdagangkan 0,56% lebih rendah pada hari itu dan Kospi Korea Selatan turun 0,38%. Sementara itu, saham-saham di China, Australia dan Selandia Baru dan menunjukkan kenaikan moderat dengan Shanghai Composite melaporkan kenaikan 0,18%.

Presiden AS Trump pada hari Rabu melarang China Technology Huawei Ltd mengakses pasar AS dan pemasok Amerika.

Berita itu juga ada di sesi AS kemarin bahwa Trump berencana untuk menunda keputusan tentang tarif otomatis hingga enam bulan.

Penurunan S&P 500, bagaimanapun, menunjukkan investor khawatir bahwa langkah Trump pada Huawei dapat semakin memperumit masalah antara AS dan China.

Di pasar FX, JPY dalam tawaran beli yang lebih baik, mungkin melacak penurunan S&P 500. Dolar Aussie bertahan, setelah mencapai posisi terendah 4,5 bulan di bawah 0,69 sebelumnya hari ini di belakang data pasar tenaga kerja Australia yang suram. Imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun Aussie jatuh ke rekor terendah 1,64%.

Bank Indonesia: Kurs Referensi USD/IDR 16 Mei 2019 di 14.458

Kurs referensi Jakarta Interbank spot dollar rate (jisdor) USD/IDR Bank Indonesia 16 Mei 2019 adalah 14.458 (vs 15 Mei di 14.448).
了解更多 Previous

Bullock RBA Tidak Membuat Komentar Tentang Kebijakan Moneter Atau Ekonomi

Asisten Gubernur Reserve Bank of Australia (Sistem Keuangan) Michele Bullock, membuat pidato berjudul "Leaning In: Menuju Pembayaran Yang Lebih Baik D
了解更多 Next