Saham Asia Diuntungkan Oleh Penampilan Dovish Fed, Risk-aversion Batasi Reli

Sementara kesiapan Fed untuk menghormati bank sentral lainnya, awalnya menjadi sorotan untuk peningkatan saham Asia, pernyataan yang mendukung penurunan suku bunga BoJ dan Lowe RBA semakin memperkuat saham. Padahal, kekhawatiran resesi global dan ketegangan geopolitik antara AS dan Iran menghentikan reli.

Federal Reserve AS akhirnya menghapus istilah favorit "sabar" dari pernyataan suku bunga yang mendorong investor untuk mengabaikan sebagian besar pernyataan netral dari Ketua Jerome Powell dalam mencari petunjuk untuk penurunan suku bunga selama 2019.

Gubernur Bank of Japan (BoJ) dan Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe juga cukup dovish untuk memicu gelombang risiko di kemudian hari.

Dengan ini, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang mendekati 1,0% sementara Nikkei Jepang saat ini naik 0,7%.

Hang Seng China memuji kesiapan terbaru Presiden AS Donald Trump untuk memiliki hubungan yang baik dengan negara naga itu dengan memerciki kenaikan lebih dari 1,0% sedangkan ASX 200 Australia saat ini naik 0,33%.

Selanjutnya, BSE Sensex India naik 0,20% tetapi NZX50 Selandia Baru dan Indeks Komposit Jakarta Indonesia tampaknya melawan tren.

Barometer risiko global, yield treasury 10-tahun AS turun menjadi 1,987%, terendah sejak November 2016.

Mengingat nada risiko yang kemungkinan menjadi katalisator utama saat ini, permainan politik akan lebih diunggulkan daripada kalender ekonomi. Namun, keputusan kebijakan moneter dari Bank Inggris (BoE) dan Bank Indonesia (BI) bisa mendapatkan perhatian tambahan setelah permainan bear terbaru.

Indeks Seluruh Kegiatan Industri (Bulanan) Jepang April Keluar Sebesar 0.9% Mengungguli Harapan 0.7%

Indeks Seluruh Kegiatan Industri (Bulanan) Jepang April Keluar Sebesar 0.9% Mengungguli Harapan 0.7%
Mehr darüber lesen Previous

Knot, ECB: Bank Sentral Secara Aktif Memikirkan Tentang 'Rencana Darurat' Jika Pertumbuhan Tidak Meningkat

Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Klass Knot diberitakan melalui Reuters, mencatat bahwa bank sentral aktif berpikir tentang 'rencana da
Mehr darüber lesen Next