WTI Naik Ke Tertinggi 7-Pekan Di Dekat $ 61 Di Tengah Risiko Gangguan Pasokan
WTI (kontrak berjangka Nymex) memperpanjang kemenangan beruntun untuk hari ketiga hari ini dan mencapai level tertinggi dalam tujuh pekan di level 60,93, sebagian besar di belakang meningkatnya risiko gangguan pasokan minyak mentah yang berasal dari badai yang dibangun di Teluk Meksiko.
Dalam penawaran keselamatan, lima belas platform produksi dan empat rig dievakuasi di Teluk Meksiko utara-tengah sementara produsen minyak AS memotong hampir sepertiga dari produksi minyak mentah Teluk Meksiko, mengingat badai ringan yang diperkirakan akan menjadi badai besar di hari Jumat.
Selain itu, emas hitam juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan Timur Tengah setelah lima kapal Iran mendekati sebuah kapal tanker minyak Inggris pada hari Rabu dan memintanya untuk berhenti di perairan Iran terdekat, seperti dikutip oleh Reuters. Selain itu, stok minyak mentah AS yang menurun juga berkolaborasi dengan nada optimis di sekitar barel WTI.
Data terbaru Administrasi Informasi Energi (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS turun 9,5 juta barel dalam sepekan hingga 5 Juli bila dibandingkan dengan penurunan 3,1 juta barel yang diperkirakan.
Selain itu, penurunan berkelanjutan dalam Dolar AS secara luas di tengah jatuhnya imbal hasil treasury pada kesaksian Kongres Ketua Powell yang dovish juga membantu bull minyak. Melemahnya Dolar AS membuat minyak dalam denominasi USD lebih murah untuk pembeli asing.
Pasar terus mewaspadai perkembangan lebih lanjut di sekitar negosiasi perdagangan AS-China dan Timur Tengah untuk dorongan perdagangan baru menjelang data jumlah rig AS hari Jumat.
Level yang harus diperhatikan