Wall Street Dibuka Merah Karena Pengumuman Tarif China Picu Pergerakan Dana Ke Aset Yang Lebih Aman
- China mengumumkan tarif balasan pada barang-barang AS senilai $75 miliar.
- Penurunan tajam harga minyak mentah membebani saham energi.
- Sektor defensif mencatatkan kenaikan moderat dalam perdagangan awal.
Indeks ekuitas utama di Amerika Serikat memulai hari di wilayah negatif pada hari ini tertekan oleh aliran risk-off baru. Pada saat penulisan, Dow Jones Industrial Average turun 0,35% hari ini sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,38% dan 0,6%.
Sebelumnya hari ini, China mengatakan mereka akan mulai memberlakukan tarif baru pada impor AS senilai $75 miliar sebagai balasan terhadap tarif AS. "Tarif baru yang dikenakan pada beberapa barang AS akan berkisar dari 5% hingga 10% dan akan mulai berlaku pada 1 September dan 15 Desember," kata China.
Indeks Energi S&P 500 berada di bawah tekanan kuat karena harga minyak mentah turun tajam di seputar pengumuman China dan terakhir turun 1,3% hari ini. Selain itu, sektor Industri dan Teknologi yang sensitif terhadap perdagangan sama-sama mengalami penurunan.
Di sisi lain, sektor Real Estate dan Utilitas yang defensif membukukan kenaikan moderat di awal perdagangan untuk mengkonfirmasi sentimen pasar suram.