WTI Memantul Kembali Di Atas $56 Jelang Data AS

  • Minyak melacak ekuitas Eropa lebih tinggi karena risk-on kembali di seputar optimisme perdagangan baru.
  • Fokus bergeser ke angka PDB kuartal kedua AS dan berita perdagangan untuk arah selanjutnya.

WTI (futures di Nymex) menghentikan penurunan sesi Asia secara bertahap dan berbalik arah dalam sesi perdagangan Eropa Kamis ini, setelah perubahan besar dalam sentimen risiko di balik komentar optimis terkait perdagangan oleh Kementerian Perdagangan China yang mengangkat permintaan aset-aset berimbal hasil lebih tinggi seperti minyak.

Angka pertumbuhan kuartal kedua AS memegang kunci

Pembaruan gelombang risk-on mencengkeram pasar Eropa setelah pejabat China mengatakan China bersedia untuk menyelesaikan pertikaian perdagangan melalui sikap tenang, mengindikasikan China akan menahan diri dari pembalasan terhadap tarif baru AS yang mulai berlaku pada hari Minggu ini.

Sementara itu, harga juga mendapat dukungan dari penurunan besar dalam persediaan AS, yang turun minggu lalu sebesar 10 juta barel vs ekspektasi penurunan 2,1 juta barel, seperti yang dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA).

Namun, masih harus dilihat sampai berapa lama pemulihan dalam sentimen risiko akan berlangsung, karena pasar bersiap untuk rilis PDB kuartal kedua AS. Pembacaan yang lebih lemah dapat kembali menyulut ketakutan resesi AS dan membebani sentimen investor.

Lebih lanjut, membayanginya kekhawatiran pertumbuhan global di tengah perang dagang AS-China yang sedang berlangsung, dan dampak yang dihasilkannya terhadap prospek pertumbuhan permintaan minyak, juga bisa tetap membatasi sisi atas.

Level-level WTI yang harus diperhatikan

 

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Afrika Selatan Juli Keluar Sebesar -0.2% Mengecewakan Prakiraan 0.15%

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Afrika Selatan Juli Keluar Sebesar -0.2% Mengecewakan Prakiraan 0.15%
Baca lagi Previous

Menlu Belanda: Pembicaraan "Serius" Brexit Berlangsung Kemarin Tapi "Kami Belum Sampai Di Sana"

Menteri Luar Negeri Belanda dilaporkan oleh Reuters beberapa menit yang lalu, mengatakan pembicaraan "serius" Brexit berlangsung kemarin tetapi "kami
Baca lagi Next