IHK Indonesia Naik 3,49% tahun/tahun Di Bulan Agustus, Meleset Dari Perkiraan (IDR Tidak Terpengaruh)
Tingkat inflasi tahunan Indonesia semakin meningkat pada bulan Agustus, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Statistics Indonesia pada hari Senin.
Tingkat inflasi tahunan Agustus Indonesia naik menjadi 3,49% pada tahun tersebut, dibandingkan dengan ekspektasi 3,32% dan 3,54% pada bulan Juli tetapi tetap berada di antara kisaran target 2,5-4,5% Bank Indonesia (BI). Angka inti tahunan mencapai 3,30% vs 3,18% sebelumnya dan 3,17% diharapkan.
Sementara itu, pembacaan inflasi bulanan untuk Agustus datang di 0,12% vs 0,16% diharapkan dan 0,31% terakhir.
Pasangan USD/IDR mempertahankan kisaran di dekat posisi terendah tiga pekan di 14.185, naik 0,10% pada hari ini. Rupiah Indonesia masih sedikit terpengaruh oleh angka IHK Indonesia yang beragam untuk bulan Agustus.
Tentang IHK Indonesia
Indeks Inflasi yang dikeluarkan oleh Statistik Indonesia adalah ukuran pergerakan harga dengan membandingkan antara harga eceran keranjang belanja barang dan jasa yang representatif. Daya beli Rupiah Indonesia terseret oleh inflasi. IHK digunakan sebagai indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Secara umum, pembacaan tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk Rupiah, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif (atau Bearish).