Wall Street Dibuka Lebih Rendah Karena Melonjaknya Harga Minyak Membebani Sentimen
- Saham energi naik tajam karena lonjakan harga minyak mentah.
- Kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global membebani sentimen.
- CBOE Volatility Index naik hampir 9% untuk mencerminkan suasana suram.
Indeks ekuitas utama di Amerika Serikat memulai minggu ini di wilayah negatif karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi dan kekhawatiran soal dampak negatif potensial dari kenaikan harga minyak mentah pada pertumbuhan ekonomi global membebani sentimen pasar. Mencerminkan suasana suram, CBOE Volatility Index, pengukur rasa takut Wall Street, naik hampir 9% pada hari Senin.
Pada saat penulisan, Dow Jones Industrial Average turun 0,28% hari ini sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,23% dan 0,35%. Sementara itu, West Texas Intermediate terakhir diperdagangkan di $60,15, naik 9,6% pada basis harian.
Di antara 11 sektor S&P 500 utama, Indeks Energi naik lebih dari 3% untuk membatasi penurunan S&P 500. Di sisi lain, Indeks Meterial turun 1,1% dan Indeks Discretionary Konsumen turun 0,75% untuk memimpin Indeks yang mengalami penurunan.