Saham Asia Menyambut Optimisme Perdagangan Di Tengah Data China Yang Suram dan Libur Jepang

  • Ekuitas di Asia membawa optimisme seputar kesepakatan perdagangan AS-China.
  • Tidak adanya pedagang Jepang dan penurunan impor China membatasi pergerakan pasar.
  • Inflasi WPI India dan berita perdagangan menjadi sorotan karena pasar AS/Kanada juga libur.

Meskipun menyaksikan kurangnya data/peristiwa utama di tengah pasar AS, Jepang, dan Kanada, ekuitas Asia tetap optimis karena Indeks Asia Pasifik MSCI (non-Jepang) mencatat kenaikan 1,2% menjelang pembukaan sesi Eropa pada hari ini.

ASX 200 Australia dan NZX 50 Selandia Baru mendekati kenaikan 1,0% pada saat ini sedangkan BSE Sensex India dan HANG SENG China juga positif.

Pedagang saham Asia tampaknya membawa optimisme kesepakatan perdagangan AS-China ke depan setelah kedua negara menyetujui kesepakatan awal selama pekan lalu.

Dengan ini, berita Bloomberg bahwa China menolak visa diplomat AS untuk berkunjung ke Taiwan dan penurunan angka impor/ekspor China yang lebih tinggi dari yang diperkirakan hanya mendapat sedikit perhatian.

Namun, meningkatnya peluang penurunan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat, sebagaimana dipastikan melalui dana berjangka Fed, mendukung safe-haven seperti Yen Jepang (JPY) dan Emas.

Selanjutnya, fokus investor berada pada data Inflasi Harga Grosir (WPI) India sebelum terfokus pada Produksi Industri Zona Euro dan komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Inggris (BoE).

EUR/USD Terjebak Di Bawah MA 50-hari Meskipun Ada Kesepakatan Perdagangan AS-China

EUR/USD gagal ditutup di atas Moving Average (MA) 50-hari pada hari Jumat dan diperdagangkan di bawah MA utama pada saat ini meskipun ada kesepakatan
Đọc thêm Previous

Forex Hari Ini: Hari Libur Di Jepang Batasi Pergerakan Pasar Meskipun Data China Suram

Berita utama akhir pekan memperbaharui keraguan atas kesepakatan perdagangan AS-China dan Brexit yang lunak. Namun, tidak adanya pedagang Jepang memba
Đọc thêm Next