Emas Kunjungi Kembali Wilayah $1600 Karena Pedagang Menilai Kembali Risiko Perang AS-Iran
- Harga emas mundur dari tertinggi beberapa tahun karena pasar menunggu arah yang jelas.
- Iran mengatakan akan berhenti menyerang jika tidak ada respons dari AS.
- Teheran sebelumnya menyerang pangkalan militer AS di Irak dan memicu risk on.
Harga emas mengoreksi kembali kenaikan di awal hari dari $1611,30 ke $1591 pada saat berita ini ditulis, di awal sesi perdagangan pada hari Rabu. Logam kuning, yang sering dianggap sebagai keamanan risiko, melonjak ke level tertinggi sejak April 2013 setelah Iran menyerang pangkalan udara AS di Baghdad.
Baca: Rudal Iran Telah Menghantam Pangkalan Amerika Di Dekat Bandara Erbil Di Kurdistan Irak – Reuters Mengutip Fars
Setelah bergegas menuju ke keselamatan-risiko, yang terutama memicu Emas, para pedagang kini menilai kembali kemungkinan perang AS-Iran. Alasannya adalah tidak adanya tanggapan langsung dari AS kecuali untuk kata-kata bahwa mereka akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan personil, mitra, dan sekutu AS di wilayah tersebut. Selain itu, tidak ada korban dalam serangan Iran juga dapat dianggap sebagai berita yang mendukung risiko.
Juga yang berkontribusi terjadinya pullback adalah pernyataan dari Iran dan China. Sementara Teheran menawarkan perdamaian jika AS tidak membalas, editor China Global Times (GT) mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menahan diri.
Baca: Iran: Akan Berhenti Menyerang Jika Tidak Ada Respons Dari AS, Pemulihan Risiko Sedang Berlangsung
Dengan ini, imbal hasil treasury 10-tahun AS pulih dari rendah 1,71% ke 1,77% sedangkan Kontrak berjangka S&P 500 juga bergerak dari 3.181 ke 3.215 pada saat berita ini ditulis.
Mengingat pembicaraan yang sedang berlangsung antara para diplomat utama di Gedung Putih, pasar memantau semua berita utama tentang perang AS-Iran.
Patut disebutkan bahwa China diam-diam menentang serangan AS yang menewaskan personil militer Iran. Hal yang sama dapat memiliki konsekuensi negatif pada kesepakatan perdagangan AS-China jika Presiden AS Donald Trump memperhatikan hal itu.
Analisis Teknis
Harga emas bisa tetap kuat, kecuali jika turun kembali di bawah puncak September 2019 dekat $1557.
Level Penting Tambahan