EUR/USD Tetap Tertekan Menuju 1,2100 Di Tengah Kekuatan USD
- EUR/USD menghapus kenaikan di sesi Asia.
- Penghindaran risiko di tengah ketegangan Timur Tengah mendorong naik permintaan untuk USD.
- Perdagangan hati-hati menjelang IHP AS juga mendorong naik Greenback.
Peluang beli yang bertahan dalam Dolar AS menyeret EUR/USD kembali ke 1,2100 menjelang pembukaan Eropa. Pasangan ini memperpanjang penurunan hari sebelumnya dan memperbarui posisi terendah harian di dekat 1,2120.
Pada saat ini, EUR/USD diperdagangkan di 1,2127, turun 0,16% pada hari ini.
Indeks Dolar AS (USD), yang melacak pergerakan Greenback terhadap pasar utama, menyentuh tertinggi multi-hari di 90,32, dengan kenaikan 0,22%. Imbal hasil Treasury AS sedikit lebih tinggi di 1,62%. Pasangan ini berada di bawah tekanan pada kebangkitan permintaan Dolar AS secara tiba-tiba.
Langkah ini terutama disponsori oleh eskalasi ketegangan Timur Tengah yang mendorong investor untuk menggunakan Dolar AS pada daya tarik safe haven.
Selain itu, kekhawatiran terhadap inflasi meningkat di tengah meningkatnya harga komoditas dan masalah rantai pasokan, yang dapat menyebabkan Fed memperketat kebijakan lebih cepat dari perkiraan. Data ekonomi AS pada hari Senin mengungkapkan ekspektasi inflasi AS melonjak ke level tertinggi dalam satu dekade.
Di sisi lain, Euro tetap diam pada data Zona Euro yang beragam pada hari Selasa. Sentimen Ekonomi ZEW Jerman naik menjadi 84,4 dari 70,7 mengalahkan ekspektasi pasar di 72. Untuk Zona Euro, Indeks Sentimen Ekonomi naik tipis di 84,0 melawan konsensus pasar 65,0. Produksi Industri Italia turun 0,1% di bulan Maret terhadap ekspektasi pasar 0,4%.
Adapun untuk saat ini, investor mengalihkan perhatiannya pada rilis Indeks Harmonisasi Harga Konsumen Zona Euro. Namun, fokus utamanya akan tertuju pada data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk mengukur sentimen pasar.