GBP/USD Memangkas Kenaikan Harian di Dekat 1,3850 Jelang Data Penjualan Ritel AS

  • GBP/USD menghentikan kenaikan harian sesi sebelumnya pada hari ini.
  • Data Inflasi Inggris membuat sikap hawkish BoE lebih kuat.
  • Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menahan kenaikan Dolar AS.

GBP/USD tak bergerak pada hari ini di awal jam perdagangan Eropa. Pasangan ini mendorong di atas 1,3850 di sesi semalam karena data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga lebih cepat dan pengurangan stimulus oleh Bank of England (BoE).

Pada saat ini, GBP/USD diperdagangkan di 1,3835, turun 0,05% untuk hari ini.

Sesuai data ekonomi, inflasi Inggris datang lebih tinggi memecahkan rekor sembilan tahun di bulan Agustus. Angka berada di 3,2% pada bulan Agustus dibandingkan dengan 2% pada bulan Juli dan di atas ekspektasi pasar sebesar 2,9%. 

Dalam perkembangan terakhir, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melakukan perombakan kabinet. Liz Truss akan menjadi Menteri Luar Negeri, dan Dominic Raab akan menjadi Menteri Kehakiman. Robert Buckland, Robert Jenrick dan Gavin Williams akan meninggalkan kantor Kabinet.

Sterling tetap di bawah tekanan karena kekhawatiran Brexit belum reda, berdasarkan laporan terbaru Inggris telah menunda pengenalan pemeriksaan pasca-Brexit pada impor ke Inggris, Skotlandia, Wales mengutip COVID-19 dan gangguan rantai pasokan global.

Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Greenback terhadap sekeranjang mata uang, sedikit turun lebih rendah di bawah 92,50 menjelang data Penjualan Ritel AS, yang membantu GBP/USD bertahan di sesi Eropa.

 

EUR/USD Turun Kembali Menuju 1,1800, Lagarde ECB, Penjualan Ritel AS dalam Fokus

EUR/USD membalik kenaikan baru-baru ini, ditawarkan di sekitar terendah intraday di dekat 1,1810 menjelang sesi Eropa hari ini. Pasangan mata uang uta
Baca lagi Previous

Forex Hari Ini: Dolar Bertahan Menjelang Penjualan Ritel, Harga Energi Melambung, Kripto Naik

Inilah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 16 September: Suasana pasar beragam karena harapan penurunan inflasi AS diimbangi dengan melonjaknya
Baca lagi Next