EUR/GBP Bertahan pada Terendah Harian di Bawah 0,8550 Pasca Data Inflasi Inggris

  • EUR/GBP melemah pada hari Kamis di awal sesi Eropa.
  • Euro tetap di bawah tekanan terhadap pandangan para pengambil kebijakan ECB yang beragam dan data ekonomi campuran.
  • Data inflasi Inggris memicu ekspektasi kenaikan suku bunga BOE, dan kecemasan Brexit yang konsisten menekan sterling.

Setelah menguji kenaikan baru harian di atas 0,8560 di sesi semalam, EUR/GBP melemah pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini terpasung dalam pergerakan yang kurang dari 10 pip tanpa traksi yang berarti.

Pada saat penulisan, EUR/GBP diperdagangkan pada 0,8534, melemsah sebesar 0,01% untuk hari ini.

Data ekonomi yang beragam dan komentar-komentar anggota Bank Sentral Eropa (ECB) membebani kinerja mata uang bersama. Dalam data ekonomi baru-baru ini, biaya tenaga kerja zona euro turun untuk pertama kalinya pada 0,1% pada bulan Juni pada basis tahunan sedangkan produksi Industri tumbuh 1,5% pada bulan Juli, jauh di atas ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,6%.

Sementara itu, Anggota Dewan Eksekutif ECB Isabel Schnabel mengatakan pasar melebih-lebihkan risiko virus Corona terhadap prospek pertumbuhan global sedangkan Presiden ECB Christine Lagarde lebih menyukai bantuan moneter dan fiskal berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, pound Inggris naik setelah inflasi Inggris melonjak menjadi 3,2% pada Agustus dari 2% pada Juli, dan di atas konsensus pasar sebesar 2,9%. Data yang lebih tinggi memicu ekspektasi pengurangan stimulus yang lebih cepat dari perkiraan oleh Bank of England.

Untuk saat ini, para pedagang sedang menunggu Neraca perdagangan Zona Euro untuk mengukur sentimen pasar.

 

NZD/USD Berisiko Menguji 0,7040 – UOB

Menurut pendapat Ahli Strategi FX di UOB Group, NZD/USD bisa tergelincir kembali ke wilayah 0,7040 dalam waktu dekat. Kutipan utama Pandangan 24 jam
Baca lagi Previous

Kontrak Berjangka Gas Alam: Momentum Bullish Terlihat Solid

Berdasarkan data awal dari CME Group untuk pasar berjangka gas alam, open interest meningkat sekitar 7,3 ribu kontrak setelah empat pullback harian be
Baca lagi Next