GBP/USD Tetap Rentan di Bawah 1,3550 di Tengah Sentimen Risk-Off, Pidato Bailey dalam Fokus

  • GBP/USD pulih pada hari ini di awal jam perdagangan Eropa.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi menopang permintaan Dolar AS.
  • Investor mengesampingkan Pound Inggris karena kekurangan gas, kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi, perlambatan ekonomi dan masalah Brexit. 

Pasangan GBP/USD tetap diam setelah penurunan hari sebelumnya. Pasangan ini jatuh di bawah 1,3600 untuk pertama kalinya sejak Juli pada kekuatan baru dalam Greenback dan faktor domestik Inggris, yang bertindak sebagai hambatan untuk Sterling. Pada saat ini, GBP/USD diperdagangkan di 1,3546, naik 0,07% untuk hari ini.

Investor membuang aset berisiko setelah risiko gagal bayar Evergrande Tiongkok dan meningkatnya kekhawatiran pada laju pemulihan ekonomi global. Dow Jones kehilangan hampir 570 poin sedangkan Nasdaq turun lebih dari 2% sejak Maret. Sentimen risiko sedikit mereda setelah Evergrande Group mengatakan pihaknya berencana untuk menjual saham senilai $1,5 miliar di Shengjing Bank ltd. Perlu disebutkan bahwa S&P 500 Futures diperdagangkan di 4.365,50 dengan kenaikan 0,51%.

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan, yang mengikuti kinerja Greenback terhadap enam rival utamanya, memangkas beberapa kenaikan sebelumnya dan sedikit mundur di bawah 93,70. Sebelumnya pada hari itu, Greenback meluncur ke level tertinggi dalam lebih dari 10 bulan, mengikuti kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik menjadi 1,54% dan terus didukung oleh sikap hawkish Federal Reserve AS. 

Kenaikantertahan lebih lanjut untuk Dolar AS karena Senat AS dari Partai Republik memblokir tawaran Demokrat dari Presiden AS Joe Biden untuk mencegah default kredit AS yang berpotensi melumpuhkan. 

Sementara itu, Presiden St. Louis James Brian Bullard memperkirakan Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) AS 5,8% untuk tahun 2021.

Di sisi lain, Pound Inggris berjuang dengan banyak faktor domestiknya yang dimulai dengan lonjakan harga gas dengan kehabisan bahan bakar. Selain itu, kenaikan tajam harga gas dan bahan bakar meningkatkan kekhawatiran inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi.

Untuk saat ini, para pedagang tetap fokus pada rilis Kredit Konsumen Bank of England (BoE) Inggris, dan pidato pejabat bank sentral AS dan Inggris untuk mengukur sentimen pasar.

 

Analisis Harga USD/CAD: Konfirmasi Falling Wedge Membuat Pembeli Tetap Berharap

USD/CAD memudarkan rebound hari sebelumnya, turun ke 1,2680 menjelang sesi Eropa pada hari ini. Pasangan USD/CAD bergerak di antara SMA 50 dan SMA 20
Baca lagi Previous

Pasar Saham Asia: Penjual Bergerak Seiring Tiongkok dan Evergrande Ditambah dengan Kekhawatiran Penurunan Fed

Saham Asia menerima penawaran jual karena pesimisme mengenai pemulihan ekonomi Tiongkok kontras dengan obrolan tapering The Fed. Yang juga membebani s
Baca lagi Next