Kontrak Berjangka S&P 500 Didukung Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS yang Melemah di Dekat Puncak 15-Minggu saat Pasar Cemas

  • Kontrak berjangka S&P 500 mempertahankan pemulihan hari sebelumnya dengan kenaikan tipis.
  • Imbal hasil obligasi pemerinrah AS 10-tahun mundur dari tertinggi multi-hari.
  • Sentimen pasar berkurang karena optimisme atas vaksin dan sentimen hati-hati menjelang pertempuran IMP Tiongkok, pengurangan QE The Fed dan kekhawatiran terhadap Evergrande.
  • Pertarungan para pengambil kebijakan AS atas plafon utang dan stimulus akan menjadi penting, serta pembaruan dari Tiongkok dan para pembicara The juga harus diperhatikan.

Setelah menyaksikan hari yang risk-off, pasar global tetap lesu selama sesi Asia hari Kamis ini.

Sementara yang menggambarkan sentimen adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun yang mencetak 2,5 basis poin (bp) dari penurunan ke 1,51%, melanjutkan pullback dari tertinggi enam bulan yang terjadi pada hari sebelumnya. Namun, Kontrak berjangka S&P 500  naik sebesar 0,30% dalam intraday yang mempertahankan pemulihan hari Rabu dari terendah mingguan

Berita terkait vaksin COVID AstraZeneca yang menunjukkan kemanjuran 74% dalam uji coba besar AS tampaknya telah mendukung harapan terbaru untuk mengatasi krisis COVID Delta. Namun, lonjakan penularan virus di Australia bergabung dengan keragu-raguan atas stimulus AS dan masalah plafon utang menjelang berakhirnya anggaran pada tanggal 1 Oktober akan menguji sentimen.

Selain itu, kekhawatiran bahwa masalah pemadaman listrik Tiongkok akan bergabung dengan kisah Evergrande yang dapat menenggelamkan ekonomi terbesar kedua di dunia itu kembali ke kinerja ekonomi era pandemi menantang sentimen.

Di tempat lain, kekhawatiran pengurangan The Fed mendukung imbal hasil obligasi pemerintah AS untuk menyegarkan level tertinggi dalam 15 minggu sebelum pullback terbaru.

Perlu dicatat bahwa Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengharapkan solusi dan Presiden Joe Biden juga menolak rencana perjalanan resminya untuk menyelesaikan masalah kritis yang dihadapi, yang pada gilirannya membuat para investor tetap optimis menjelang hari keputusan. Yang juga penting adalah mengamati data IMP resmi Tiongkok dan Caixin untuk mengukur kinerja ekonomi negara tersebut selama masa-masa sulit. Selain itu, berita utama terkait pembacaan akhir PDB AS Kuartal 2 dan Klaim Pengangguran Mingguan juga dapat menghibur para pedagang.

Analisis Harga AUD/USD: Pembeli dalam Posisi Genting Jelang Serangkaian Data Tiongkok

AUD/USD telah berada dalam tawaran jual dengan kuat semalam akibat sejumlah fundamental bearish yang dimainkan dan hari ini melihat data penting Tiong
Mehr darüber lesen Previous

Indeks Manajer Pembelian Manufaktur NBS Cina September Di Bawah Perkiraan 50.1: Aktual (49.6)

Indeks Manajer Pembelian Manufaktur NBS Cina September Di Bawah Perkiraan 50.1: Aktual (49.6)
Mehr darüber lesen Next