USD/JPY Targetkan Resistance Utama di Level 115,00

  • Para pedagang USD/JPY akan mencari dorongan dari data IHK Nasional Jepang pada hari Kamis.
  • Dolar AS tetap optimis dan data ekonomi yang dirilis pada Selasa melampaui ekspektasi.
  • USD/JPY menguat pada pandangan positif dan mengincar resistance utama 115,00.

USD/JPY diperdagangkan di tertinggi multi-tahun pada hari Rabu ini di sekitar 114,81, yang terkuat sejak 20 Oktober dan kemudian pullback sedikit. Pasangan mata uang ini, bagaimanapun, bisa menuju penghalang resistance utama di 115,00. Pada saat berita ini dirilis, yang mencapai puncaknya di 114,93 dengan terendah di 114,78. Kombinasi imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi, kenaikan harga ekuitas dan rally dolar AS secara keseluruhan membantu pasangan mata uang untuk menguat lebih lanjut.

Pada titik ini, jika mata uang tersebut dapat menembus resistance di dekat 115,00, sebenarnya tidak ada poin grafik yang signifikan hingga tertinggi Desember 2016 di dekat 118,65.

Selain itu, Total Neraca Perdagangan Barang (Oktober) yang positif, yang dirilis oleh Kementerian Keuangan Jepang pada hari Selasa, menunjukkan surplus perdagangan sebesar 67,4 miliar Yen ($ 586,60 juta). Namun, laporan Reuters menunjukkan bahwa pertumbuhan ekspor Jepang menghentikan ekspansi dua digit selama 7 bulan pada Oktober, yang dipimpin oleh penurunan pengiriman mobil ke AS dan Tiongkok.

Perlambatan pengiriman tersebut menyoroti risiko bagi ekonomi Jepang, yang sangat bergantung pada ekspor dan surplus perdagangan, dari kendala pasokan global. Setiap fluktuasi ekspor akan mengalihkan para investor dari aset safe haven lainnya, yang secara langsung berdampak pada nilai pasangan mata uang ini.

Selanjutnya, parainvestor pasangan mata uang ini menunggu paket stimulus fiskal COVID-19 Jepang, senilai beberapa triliun Yen, yang kemungkinan akan diumumkan pada akhir minggu. Paket stimulus tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali perekonomian Jepang yang mengalami penurunan konsumsi pada triwulan III.

Dolar AS akhir-akhir ini terbukti kuat dibandingkan dengan mata uang lokal Yen, terutama setelah data Penjualan Ritel AS yang lebih baik dari perkiraan. Data inflasi AS pekan lalu naik dan menunjukkan harga konsumen melonjak ke tingkat tertinggi sejak 1990. Para investor sekarang berharap bahwa Federal Reserve akan melakukan pengurangan QE. Beberapa ahli bahkan memperkirakan bahwa The Fed berpotensi menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diantisipasi sebelumnya.

Pada hari Selasa, data AS menunjukkan konsumen AS melihat melewati kenaikan harga dan mendorong Penjualan Ritel lebih tinggi sebesar 1,7% pada bulan Oktober, melampaui ekspektasi konsensus kenaikan 1,4%. Selain itu, Produksi Industri AS naik 1,6% pada Oktober, dengan kejutan yang lebih tinggi.

Perlu dicatat, dua kepala Federal Reserve regional pada hari Selasa tidak setuju terhadap prospek inflasi dan apa artinya hal tersebut bagi kebijakan suku bunga bank sentral.

Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard mengatakan bank sentral AS perlu bergerak lebih kuat untuk menghadapi tingkat inflasi yang tinggi. Sementara itu, pemimpin The Fed San Francisco Mary Daly menekankan bahwa langkah untuk mengurangi tekanan harga sebelum waktunya dapat menyebabkan rasa sakit yang tidak perlu di kemudian hari jika tekanan tersebut melemah. Masih harus dilihat bagaimana hal ini dimainkan dan mempengaruhi aksi harga aset safe-haven ini.

Para edagang pada hari Rabu akan memantau dengan cermat beberapa pidato pembicara Federal AS dan Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang pada hari Kamis untuk menemukan dorongan.

 

Analisis Harga NZD/USD: Penurunan Lebih Lanjut Perlu Menembus 0,6980

NZD/USD berusaha keras melakukan pemulihan karena bear berisitirahat di sekitar terendah bulanan, yang mundur ke 0,6990 pada awal Rabu ini. Pasangan
Đọc thêm Previous

Penasihat Hukum Ripple Batasi Peran SEC dalam Mengatur Crypto di Tengah Pertempuran Hukum yang Sedang Berlangsung

Sementara kasus Komisi Sekuritas & Pertukaran Amerika Serikat (SEC) versus Ripple Labs terus berlanjut, perusahaan blockchain itu telah merilis makala
Đọc thêm Next