Ekspektasi Inflasi AS Hentikan Tren Turun Dua Hari
Ekspektasi inflasi AS, yang diukur dengan tingkat inflasi impas 10 tahun seuai data St. Louis Federal Reserve (FRED), naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir pada akhir sesi Amerika Utara Kamis, menurut sumber data Reuters.
Dengan demikian, pengukur inflasi ini melompat kembali ke level tertinggi sejak 2005 yang diuji pada awal minggu, yang terbaru sekitar 2,73%.
Alasan yang mendasarinya adalah hasil yang lebih kuat dari Survei Manufaktur Fed Philadelphia untuk bulan November, 39 versus 24 yang diharapkan, serta Klaim Pengangguran Awal AS yang lebih lemah dari sebelumnya sebesar 268 ribu.
Perlu dicatat bahwa komentar beragam dari para pengambil kebijakan The Fed juga bertanggung jawab atas guncangan terbaru dari ekspektasi inflasi. Baru-baru ini, Presiden The Fed NY dan Wakil Ketua FOMC John Williams menyoroti kekhawatiran inflasi dan mendorong untuk aksi suku bunga tetapi komentar yang beragam dari Presiden The Fed Chicago Charles Evans meredam para anggita 'hawk' kebijakan.
Sementara tren turun dua hari sebelumnya dalam ekspektasi inflasi dapat disaksikan dengan baik pada Indeks Dolar AS (DXY) dan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun, keduanya sebagian besar tetap tidak berubah di sekitar 95,55 dan 1,589% pada saat berita ini dimuat. Dengan itu, Pidato dari beberapa anggota The Fed hari ini akan penting untuk diperhatikan di tengah kalender yang sepi dan karenanya dapat memicu pemantulan korektif dalam DXY dan imbal hasil.