GBP/USD Tetap Tertekan di Bawah 1,3200, Amati IMP Inggris/Geopolitik untuk Cari Dorongan Baru

  • GBP/USD beringsut lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis di tengah penguatan moderat USD.
  • Prospek hawkish The Fed, krisis Rusia-Ukraina terus bertindak sebagai pendorong untuk dolar AS.
  • Sisi bawah tetap tertahan menjelang pertemuan NATO, IMP Inggris dan data makro AS.

Pasangan GBP/USD tetap defensif menuju sesi Eropa dan terakhir terlihat diperdagangkan tepat di bawah 1,3200, turun 0,10% hari ini.

Pasangan mata uang ini kesulitan memanfaatkan rebound semalam sekitar 30 pips dari area 1,3175 dan beringsut lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis. Penurunan ini disponsori oleh beberapa tindak lanjut aksi beli dolar AS, meskipun tidak ada tindak lanjut atau keyakinan bearish.

Dolar AS terus menarik dukungan dari meningkatnya penerimaan bahwa The Fed akan mengadopsi respons kebijakan yang lebih agresif untuk memerangi inflasi yang sangat tinggi. Faktanya, para anggota FOMC yang berpengaruh, termasuk Ketua The Fed Jerome Powell, mengangkat kemungkinan kenaikan suku bunga 50 bps pada pertemuan Mei.

Di sisi lain, pound Inggris terbebani oleh fakta bahwa Bank of England telah melunakkan bahasanya seputar perlunya kenaikan suku bunga di masa depan pada pertemuan minggu lalu. Meski demikian, stabilitas di pasar ekuitas membatasi kenaikan USD dan memperpanjang dukungan untuk pasangan GBP/USD.

Namun, sentimen tetap rapuh di tengah kekhawatiran terhadap kurangnya kemajuan dalam negosiasi perdamaian Rusia-Ukraina. Selain itu, kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak mentah akan menambah tekanan ke atas pada inflasi yang sudah tinggi seharusnya membatasi optimisme.

Latar belakang fundamental tampaknya condong mendukung pembeli USD dan mendukung prospek beberapa penurunan signifikan dalam pasangan GBP/USD. Meskipun demikian, para pedagang tampaknya enggan menempatkan taruhan terarah yang agresif dan lebih suka menunggu perkembangan baru di seputar kisah Rusia-Ukraina.

Presiden AS Joe Biden telah tiba di Brussel dan akan bertemu dengan NATO/para pemimpin Eropa dalam KTT darurat soal Perang Ukraina. Berita geopolitik yang masuk akan memengaruhi sentimen risiko, yang, pada gilirannya, akan mendorong permintaan USD dan memberikan beberapa dorongan pada pasangan GBP/USD.

Sementara itu, pedagang akan mengambil petunjuk dari rilis data IMP flash Inggris/AS. Kalender ekonomi AS juga menampilkan rilis Pesanan Barang Tahan Lama dan Klaim Pengangguran Awal Mingguan, yang selanjutnya dapat berkontribusi menghasilkan beberapa peluang perdagangan di sekitar pasangan GBP/USD.

 

USD/TRY: Pasar Opsi Mencetak Bias Bearish untuk 2 Pekan Berturut-Turut

Pembalikan risiko satu bulan (RR) USD/TRY, selisih call terhadap put, bersiap untuk penurunan mingguan kedua menjelang sesi Eropa hari ini. Angka min
Baca lagi Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Menargetkan Terobosan Di Atas $1.950 Menjelang Pertemuan NATO yang Kritis

Harga emas menentang peluang bearish dan rebound kuat menuju $1.950 pada hari Rabu. XAU/USD diatur to tetap berombak menjelang KTT NATO kritis di Ukra
Baca lagi Next