S&P 500 Membalkkan Kenaikan Pasca-Fed Rabu, Kembali di Bawah 4.200 saat Imbal Hasil Rally

  • Ekuitas AS sebagian besar telah membalikkan rally pasca-The Fed Rabu, dengan nama-nama teknologi besar memimpin penurunan saat imbal hasil melonjak.
  • S&P 500 baru-baru ini jatuh kembali di bawah level 4.200, turun lebih dari 2,5% atau 100 poin.

Kegembiraan pasca-The Fed Rabu telah terbukti berumur pendek, dengan ketiga indeks ekuitas utama AS telah memangkas kembali sebagian terbesar kenaikan Rabu bahkan tidak sampai dua jam memasuki sesi perdagangan AS. Ya, Ketua The Fed Jerome Powell memang mengesampingkan kenaikan suku bunga 75 bps pada pertemuan-pertemuan mendatang, meredakan beberapa ketakutan paling akut soal pengetatan The Fed jangka pendek yang cepat dan, ya, ketakutan itu telah menjatuhkan imbal hasil AS jangka pendek kembali dari tertinggi.

Tetapi long end kurva imbal hasil AS menceritakan kisah yang hawkish. 10-tahun rally lebih dari 10 bps pada hari Kamis untuk menembus di atas level 3,0% untuk pertama kalinya sejak Desember 2018, sementara imbal hasil 30-tahun terakhir naik 14 bps yang bahkan lebih kuat. Jelas, pasar obligasi telah menafsirkan pesan Powell Rabu lalu sebagai sinyal bahwa risikonya condong ke suku bunga terminal The Fed lebih tinggi dan pasar ekuitas memperhatikan.

Indeks Nasdaq 100 yang sensitif terhadap imbal hasil obligasi jangka panjang yang sarat teknologi, terakhir diperdagangkan lebih rendah dekat 4,0% hari ini di dekat level 13.000, pembalikan tajam dari penutupan Rabu di atas 13.500. S&P 500, sementara itu, baru-baru ini merosot kembali di bawah 4.200 di tengah penurunan 2,5% hari ini dan terakhir diperdagangkan turun lebih dari 100 poin dari penutupan Rabu di level 4.300. Dow terakhir diperdagangkan turun sedikit di bawah 2,0% di area 33.400, setelah berbalik ke bawah dari pengujian Moving Average 21- dan 50-Hari di area 34.070 pada hari Rabu.

Karena pasar terus mencerna implikasi dari pertemuan The Fed Rabu, fokusnya akan mulai beralih ke rilis laporan resmi pasar tenaga kerja AS bulan April pada hari Jumat pukul 13:30BST. Dengan fokusnya pada risiko inflasi dan pendorong utama sentimen pasar saat ini (karena inflasi yang lebih tinggi berarti The Fed lebih hawkish), para pedagang akan mengamati laporan dengan cermat untuk mencari tanda-tanda percepatan pertumbuhan upah. Jika data ditafsirkan sebagai hawkish oleh The Fed, itu bisa menjadi akhir pekan yang buruk bagi ekuitas AS.

 

WTI Sesaat Mencapai Tertinggi Lebih Dari Satu Bulan di Atas $110, Fokusnya pada Embargo Minyak Rusia oleh UE

Harga minyak rally untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis, dengan front-month WTI futures secara singkat mencapai level-level tertinggi dalam
Leer más Previous

Tren USD akan Bertransisi ke Perdagangan Dalam Kisaran Lebar, Berombak, Sideways – Scotiabank

Keputusan FOMC kemarin sebagian besar memenuhi ekspektasi – kenaikan suku bunga 50bps dan sedikit lebih detail soal awal rencana pengurangan neraca Th
Leer más Next