Analisis Harga USD/INR: Berbalik Datar saat Pembentukan Segitiga Simetris
- Formasi Segitiga Simetris menganjurkan kontraksi volatilitas ke depan.
- RSI (14) telah bergeser ke kisaran 40,00-60,00 yang mendukung perdagangan dalam fase konsolidasi.
- Aset tersebut diperdagangkan di bawah EMA 20 dan 50, yang memperkuat mode korektif jangka pendek.
Pasangan USD/INR telah berubah datar dalam kisaran sempit 78,03-78,30 dari Senin setelah gagal melewati resistance penting 78,40. Aksi jual responsif menyeret para pembeli greenback dan mendukung kontraksi volatilitas. Perlu dicatat bahwa setelah pergerakan naik tipis, harga atau koreksi waktu terjadi tetapi itu tidak boleh dicampur dengan pembalikan bearish.
Pada skala per jam, mata uang utama diperdagangkan dalam Segitiga Simetris yang menandakan penurunan dalam standar deviasi masing-masing untuk aset tersebut, yang diikuti oleh penembusan yang sama. Garis tren naik ditempatkan dari terendah Senin di 77,98 sedangkan garis tren miring ke bawah diplot dari tertinggi Senin di 78,41.
Aset tersebut telah jatuh di bawah Exponential Moving Averages (EMA) periode 20 dan 50 masing-masing di 78,11 dan 78,05, yang menandakan koreksi jangka pendek akan terjadi.
Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) terombang-ambing di kisaran 40,00-60,00, yang menandakan kelanjutan pergerakan sideways.
Jika aset tersebut melampaui tertinggi Selasa di 78,30, pelanggaran sisi atas Segitiga Simetris akan memperkuat para pembeli greenback dan akan mendorong aset tersebut menuju tertinggi Senin di 78,40, diikuti oleh level resistance angka bulat di 78,50.
Sebaliknay, para pembeli rupee India dapat mendikte aset ini jika memberikan penembusan ke bawah dari pola grafik yang disebutkan di atas di support psikologis 78,00. Hal ini akan menyeret aset tersebut menuju harga rata-rata hari Kamis di 77,85. Penurunan di bawah harga rata-rata hari Kamis akan mengirim aset tersebut menuju level terendah hari Kamis di 77,68.
Grafik Per Jam USD/INR
-637907764486921429.png)