Indeks Dolar AS Hadapi Barikade di Sekitar 104,70 karena Kekhawatiran atas Resesi yang Lebih Tinggi, Fokus pada IMP AS

  • DXY mengalami rintangan di sekitar 104,70 karena kemungkinan resesi pada The Fed yang hawkish.
  • Ekonomi AS bisa kembali ke tingkat inflasi 2% dalam jangka waktu dua tahun.
  • Kinerja yang kurang diharapkan dari ekonomi AS menjelang IMP minggu ini.

Indeks dolar AS (DXY) turun moderat di sesi Asia karena kemungkinan resesi ekonomi AS yang meningkat. DXY telah merasakan barikade di sekitar 104,70 dan diperkirakan akan melanjutkan penurunannya setelah tergelincir di bawah support penting 104,60. Setelah pergerakan bullish menuju 105,10 pada hari Jumat, aset tersebut mengalami koreksi tipis ke dekat 104,60, yang diperkirakan akan semakin memperlemahnya jika dilanggar.

Mester The Fed Melihat Inflasi sebesar 2% dalam Dua Tahun

Cleveland Federal Reserve (The Fed) Presiden Loretta Mester dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada hari Minggu mendiktekan akan memakan waktu setidaknya dua tahun untuk mencapai inflasi mendekati 2%. Juga, perlambatan target pertumbuhan adalah ekspektasi tetapi tidak memprediksi situasi resesi. Pengambil kebijakan The Fed juga melihat kenaikan suku bunga berturut-turut sebesar 75 basis poin (bp) dalam kebijakan moneter bulan Juli. Kenaikan suku bunga yang tinggi dapat memacu Tingkat Pengangguran di atas 4% tetapi The Fed berdedikasi untuk melakukan 'apa pun yang diperlukan' untuk memperbaiki kekacauan inflasi.

Prakiraan yang Lebih Rendah untuk IMP AS

Minggu ini, data indeks Manajer Pembelian (IMP) AS oleh IHS Markit akan tetap menjadi fokus. Data ekonomi akan dirilis pada hari Kamis dan kinerja yang rentan diharapkan dari data tersebut. IMP Gabungan terlihat sedikit lebih tinggi ke 53,5 dari data sebelumnya di 53,4. Bifurkasi dari IMP Gabungan menjadi Manufaktur dan Jasa menentukan kinerja yang sangat buruk. IMP Jasa terlihat sangat rendah di 49,1 dibandingkan data sebelumnya di 53,2. Sedangkan IMP Manufaktur diperkirakan akan tergelincir ke 54,7 dari sebelumnya di 55,7.

Data-data utama minggu ini: Penjualan Rumah yang Ada, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal, IMP Global S&P, Info Uji Tekanan Bank, Indeks Sentimen Konsumen Michigan (CSI), dan Penjualan Rumah Baru.

Acara-acara besar minggu ini: Keputusan suku bunga People's Bank of China (PBOC), risalah rapat Reserve Bank of Australia (RBA), risalah rapat Bank of Japan (BOJ), KTT para pemimpin Uni Eropa (UE).

 

PBOC Pertahankan Suku Bunga Utama Pinjaman 1 Tahun Tidak Berubah pada 3,70%, AUD/USD tetap Sedikit dalam Bid

People's Bank of China (PBOC) mempertahankan suku bunga kebijakan moneter utamanya, yaitu Loan Prime Rate (LPR) tidak berubah selama pengumuman pada h
Devamını oku Previous

AUD/USD Turun di Bawah 0,6950 karena PBOC Tidak Bertindak, Lowe RBA dan Powell The Fed dalam Fokus

AUD/USD menerima penawaran beli di dekat 0,6930 sambil mengkonsolidasikan kenaikan harian pada awal Senin. Dengan demikian, pasangan AUD ini mengambil
Devamını oku Next