Ekspektasi Inflasi AS Memuncak secara Bulanan di Sekitar 2,60%
Ekspektasi inflasi AS, sesuai dengan tingkat inflasi impas 10 tahun menurut data St. Louis Federal Reserve (FRED), turun untuk hari kedua berturut-turut pada akhir sesi Amerika Utara hari Kamis. Dengan itu, pengukur inflasi tersebut baru-baru ini turun ke 2,58%.
Terlepas dari kemunduran baru-baru ini dalam ekspektasi inflasi, pidato The Fed terbaru terus menyoroti kekhawatiran atas tekanan harga tinggi di dalam ekonomi terbesar dunia itu. Di antara mereka adalah Presiden The Fed Minneapolis Niel Kashkari, Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Presiden Federal Reserve Bank Cleveland Loretta Mester.
Oleh karena itu, ketidakpercayaan pasar terhadap ekspektasi inflasi tampaknya membebani selera risiko, yang pada gilirannya membuat sentimen tetap berat menjelang Kesaksian utama dari Ketua The Fed Jerome Powell.
Perlu dicatat bahwa Powell The Fed akan memiliki tugas berat untuk menegaskan kenaikan suku bunga 0,75% terbaru seraya juga mengungkapkan masalah resesi seminimal mungkin.
Untuk Senin, hari libur Juneteenth di AS akan membatasi kinerja pasar tetapi kekhawatiran terhadap pertumbuhan dan sejumlah obrolan seputar taruhan The Fed yang hawkish dapat membuat sentimen risk-off tetap hidup.
Baca juga: S&P 500 Futures tetap Tertekan di Tengah Resesi, Kekhawatiran atas The Fed pada Hari Libur Juneteenth