WTI Berosilasi di bAwah $110.00 karena Kemungkinan Resesi dalam Ekonomi Global Meningkat

  • Harga minyak diperdagangkan dalam kisaran 60 pip di awal pasar Tokyo.
  • Pengetatan kebijakan oleh para pemimpin Barat telah memicu kekhawatiran terhadap resesi ekonomi dunia.
  • Tiongkok telah meningkatkan impor minyaknya dari Rusia secara signifikan.

West Texas Intermediate (WTI), berjangka di NYMEX, bergerak dalam kisaran sempit $108,25-108,85 di sesi Asia. Emas hitam ini tidak berkinerja baik setelah bank sentral dunia mulai menaikkan suku bunga mereka dengan penuh semangat karena tekanan harga yang intens. Untuk menjinakkan laju inflasi, sepertinya kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin (bp) merupakan hal normal baru. Berbagai bank sentral telah terdengar hawkish dan Federal Reserve (The Fed) yang perkasa melejit dan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 75 bp.

Tingkat kenaikan suku bunga yang lebih tinggi oleh bank sentral membuka peluang bagi resesi ekonomi dunia. Suku bunga yang lebih tinggi akan menekan likuiditas dari pasar dan sektor korporasi akan menyebabkan modal yang lebih rendah dan itu juga mahal. Ini akan memaksa perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi dalam proyek-proyek dengan lebih banyak penghalang karena tidak tersedianya helicopter money. Akhirnya, permintaan agregat akan menyaksikan kemerosotan besar dan oleh karena itu permintaan minyak akan turun secara signifikan.

Di sisi pasokan, kendala pasokan akan tetap stabil karena mengukur alternatif untuk impor minyak dari Rusia bukanlah hal yang mudah. Banyak negara telah memutuskan untuk melarang minyak dari Rusia meskipun menyebutkan sejumlah pemasok minyak alternatif untuk memenuhi permintaan yang dibutuhkan.

Sementara itu, impor minyak di Tiongkok dari Rusia melonjak drastis. Perekonomian telah mencatat tambahan 55% dalam impor minyak di bulan Mei.

 

Pembeli AUD/USD Dekati 0,7000 karena Lowe RBA Menggoda dengan Lebih Banyak Kenaikan Suku Bunga

AUD/USD memperbarui tertinggi intraday ke 0,6975 karena pernyataan hawkish terukur Gubernur RBA Philip Lowe. Dengan demikian, pasangan AUD ini menungg
Baca lagi Previous

Lowe RBA: Juga Berharap untuk Mendiskusikan 25bp atau 50 bp pada Pertemuan Bulan Juli

Menambah sinyal-sinyal sebelumnya untuk kenaikan suku bunga, Reserve Bank of Australia (RBA) Gubernur Philip Lowe mengatakan,  “Inflasi yang tinggi me
Baca lagi Next