Harga Baja Rebound Karena Kendala Pasokan Karena Pemilik Pabrik Secara Sukarela Mengurangi Produksi

  • Harga baja telah menyaksikan beberapa penawaran beli karena meningkatnya kekhawatiran pasokan.
  • Para pemilik pabrik baja telah secara sukarela menurunkan total produksi mereka untuk mengurangi kerugian persediaan mereka.
  • Isu lingkungan yang tidak ramah lingkungan akan terus mengawasi produksi baja di Tiongkok.

Harga baja telah menyaksikan rebound kecil meskipun musim hujan telah dimulai di Asia. Komoditas yang sensitif terhadap musim telah mengambil beberapa tawaran beli setelah tetap lebih rendah dari beberapa sesi perdagangan meskipun ada peningkatan kemungkinan penurunan permintaan baja karena datangnya musim hujan di wilayah Asia. Kedatangan monsun mengakibatkan aktivitas konstruksi yang lebih rendah karena hujan monsun menghentikan proses konstruksi, yang menyebabkan penurunan signifikan dalam permintaan baja.

Alasan utama di balik pemulihan harga baja adalah kendala pasokan yang semakin meningkat. Berbagai pemilik pabrik baja secara sukarela menghentikan kapasitas produksi mereka ke tingkat yang sangat rendah. Pemilik pabrik baja beroperasi di pasar yang sudah memiliki persediaan tinggi berkat masalah COVID-19 sebelumnya dan penggunaan baja yang lebih rendah karena suku bunga yang lebih tinggi, yang mengurangi permintaan baja di pasar global.

Sekarang, fokus akan tetap pada Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur Caixin yang akan mengungkapkan kegiatan ekonomi di Tiongkok. Perlu dicatat bahwa Tiongkok adalah konsumen baja terkemuka. Sesuai konsensus pasar, data ekonomi Tiongkok diperkirakan akan mendarat di 47, lebih rendah dari angka sebelumnya 48,1. Data ekonomi diperkirakan akan tetap lebih rendah meskipun ada penurunan masalah COVID-19 dalam perekonomian Tiongkok. Namun, masalah lingkungan yang telah memaksa pemilik pabrik baja untuk mengurangi total output akan terus berlanjut lebih lama.

USD/KRW Melonjak Kembali di Atas $1.290 Meski Ada Pembicaraan tentang 'Langkah Besar' Kenaikan Suku Bunga BOK

Seiring dengan meluasnya inflasi di Korea Selatan, seorang pejabat senior Bank of Korea (BOK) menyerukan kenaikan suku bunga besar-besaran pada pertem
อ่านเพิ่มเติม Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mencoba Stabilisasi Di Atas $1.820, Fed Powell Dalam Fokus

Harga emas (XAU/USD) telah rebound sedikit setelah menguji ulang level terendah hari Selasa di $1.818,33 di sesi Asia. Logam mulia ini telah mencoba u
อ่านเพิ่มเติม Next