AUD/JPY Stabil di Dekat 94,00 karena Inflasi Tiongkok yang Lebih Lemah Melawan Imbal Hasil yang Lesu

  • AUD/JPY memudar memantul dari level terendah pada perdagangan harian setelah data Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan.
  • IHK dan IHP Tiongkok turun di bawah perkiraan pasar pada bulan Juli, IHP Jepang meningkat secara YoY.
  • Imbal hasil yang lamban, sentimen yang berhati-hati bertindak sebagai hambatan ekstra untuk perdagangan.
  • Data inflasi AS akan menjadi penting bagi para pelaku pasar di tengah pembicaraan mengenai agresi The Fed dan perlambatan ekonomi.

AUD/JPY sedikit memperhatikan data Tiongkok yang lebih lemah pada hari Rabu, tetap berada di dekat 94,00 di tengah sesi pertengahan Asia. Kelambanan pasangan lintas mata uang ini dapat dikaitkan dengan lesunya imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah sentimen pasar yang berhati-hati menjelang Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Juli.

IHK utama Tiongkok turun ke 2,7% YoY pada bulan Juli versus 2,9% yang diharapkan dan 2,5% sebelumnya. Selanjutnya, Indeks Harga Produsen (IHP) turun menjadi 4,2% dibandingkan dengan perkiraan pasar 8,0% dan pembacaan sebelumnya 6,1%. Sebelumnya, IHP Jepang untuk bulan Juli sesuai dengan perkiraan MoM 0,4% tetapi naik menjadi 8,6% YoY dibandingkan konsensus pasar 8,4%.

Di tempat lain, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS berusaha keras untuk melanjutkan pemulihan hari sebelumnya menjadi 2,79%, sekitar 2,786% pada saat berita ini ditulis. Yang juga menggambarkan pasar yang lesu adalah Kontrak Berjangka S&P 500 yang tetap tidak berubah pada 4.125 terakhir, meskipun Wall Street mengalami pelemahan.

Perlu dicatat bahwa data yang beragam dari Australia dan Tiongkok bergabung dengan imbal hasil yang lebih kuat telah membebani harga AUD/JPY pada hari sebelumnya. Meskipun demikian, data Kondisi Bisnis dan Keyakinan Bisnis National Australia Bank untuk bulan Juli mencetak hasil yang optimis karena yang pertama naik menjadi 20, dibandingkan 15 konsensus pasar dan 13 sebelumnya. Lebih lanjut, Keyakinan Bisnis sesuai dengan 7 perkiraan sementara naik melewati 1 sebelumnya. Sebaliknya, Indeks Keyakinan Konsumen Westpac Australia untuk bulan Agustus turun menjadi 81,2, di bawah 83,8 sebelumnya. Selain itu, Tiongkok mencatat kenaikan 20,1% YoY dalam penjualan mobil penumpang selama bulan Juli, menurut badan industri otomotif Tiongkok CPCA.

Di sisi lain, MNI mengutip orang-orang yang akrab dengan pemikiran bank sentral Jepang yang menyebutkan bahwa Bank of Japan (BOJ) mengharapkan harga naik lebih cepat daripada yang diantisipasi para pejabat pada pertemuannya di bulan Juli. "Lonjakan inflasi menjadi 3% atau lebih tinggi akhir tahun ini, bagaimanapun, tidak akan cukup untuk mendorong pergeseran dalam sikap kebijakan yang mudah kecuali jika hal itu mendorong ke dalam percepatan upah musim semi berikutnya," tambah MNI.

Di tempat lain, ketidakpastian politik, yang menunjukkan kesiapan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida untuk mengatur kembali kabinet, juga seharusnya membebani JPY tetapi tidak. Menteri Keuangan Shunichi Suzuki kemungkinan akan mempertahankan posisinya, menurut Reuters, yang pada gilirannya menunjukkan tidak ada tantangan besar bagi kebijakan uang mudah Bank of Japan (BOJ). Hal tersebut juga seharusnya membuat para penjual JPY tetap optimis.

Ke depan, para pedagang AUD/JPY harus memperhatikan beberapa tajuk utama risiko seputar perlambatan ekonomi di Eropa, terutama karena penghentian pasokan minyak Rusia. Yang juga penting untuk diperhatikan adalah sejumlah perbincangan seputar langkah BOJ selanjutnya dan data IHK AS untuk bulan Juli.

Analisis Teknis

Penjual AUD/JPY memerlukan validasi dari level 50-DMA di sekitar 93,85 agar dapat melanjutkan penurunan hari sebelumnya. Hingga saat itu, bull cross yang membayangi pada MACD dan RSI yang lebih kuat mendukung para pembeli untuk membidik puncak mingguan di dekat 94,45.

 

Analisis Harga USD/CNH: Tembus Rintangan Penting di 6,7600 karena Inflasi Tiongkok Meleset dari Prakiraan

USD/CNH tetap menguat di sekitar puncak harian setelah Tiongkok menunjukkan angka inflasi yang suram untuk bulan Juli. Meskipun demikian, pasangan yua
Mehr darüber lesen Previous

Tiongkok Merilis Whitepaper terkait Situasi Taiwan

Menurut sebuah media pemerintah, Tiongkok merilis sebuah whitepaper tentang situasi Taiwan pada hari Rabu ini. Poin-Poin Penting yang Dapat Diambil
Mehr darüber lesen Next