Penjualan Ritel Tahunan Indonesia untuk Bulan Agustus Melonjak ke 5,8% versus 4,5% pada Bulan Juli

Bank Indonesia (BI), melaporkan tingkat Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Agustus tercatat di 5,8%, lebih tinggi dari 4,5% yang terlihat pada bulan Juli, yang merupakan kenaikan selama empat bulan berturut-turut. Pertumbuhan ini didorong terutama oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Penjualan ritel bulan-ke-bulan mengalami peningkatan ke 1,7% dibandingkan tingkat pada bulan sebelumnya yang berkontraksi ke 7,2%. Data bulanan ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, Peralatan Informasi dan Komunikasi, serta Perlengkapan Rumah Tangga lainnya karena acara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Reaksi Pasar terhadap Penjualan Ritel Indonesia

Pasangan mata uang USD/IDR tengah menguji level support di 15.600 setelah rilis data Penjualan Ritel Indonesia tersebut pada saat berita ini ditulis.

 

Yen Jepang Menguat terhadap USD, Menantikan Risalah Rapat FOMC untuk Dapatkan Dorongan Baru

Yen Jepang (JPY) menarik beberapa penjual dalam perdagangan harian pada hari Selasa dan membantu pasangan mata uang USD/JPY untuk menghentikan kemundurannya yang moderat dari level tertinggi sejak Agustus, yang disentuh pada hari sebelumnya. Data yang diterbitkan pada hari Selasa menunjukkan bahwa upah riil Jepang turun pada bulan Agustus setelah dua bulan kenaikan, sementara pengeluaran rumah tangga juga menurun, menimbulkan keraguan tentang kekuatan konsumsi swasta dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan
Devamını oku Previous

USD/IDR Mencoba Menguji level Support di 15.600 setelah Rilis data Penjualan Ritel Indonesia, Cermati FOMC

Pergerakan pasangan mata uang USD/IDR terjepit di antara Simple Moving Average (SMA) 50 dan 200 periode dalam grafik harian di kisaran 15.600-15.825.
Devamını oku Next