Indeks Dolar AS Bertahan Kuat saat Ketegangan AS-Iran Berlanjut dan Taruhan Penurunan Suku Bunga The Fed Memudar

  • Indeks Dolar AS bertahan kuat saat ketegangan AS-Iran mendukung Greenback.
  • Inflasi yang didorong oleh minyak mengangkat imbal hasil seiring para pedagang mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed.
  • Data Klaim Tunjangan Pengangguran yang stabil memberikan sedikit dorongan baru bagi Dolar AS.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, bertahan kuat pada hari Kamis saat Dolar AS tetap didukung dengan baik di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung seputar perang AS-Israel dengan Iran.

Pada saat berita ini ditulis, indeks diperdagangkan di dekat 99,75, tetap berada di posisi unggul untuk hari ketiga berturut-turut.

Ketidakpastian seputar pembicaraan AS-Iran berlanjut setelah Iran menolak rencana 15 poin yang diajukan Washington, dengan mengatakan bahwa setiap kesepakatan harus berdasarkan persyaratan mereka sendiri. Tehran menguraikan kondisi utama, termasuk penghentian permusuhan, jaminan terhadap konflik yang diperbarui, reparasi perang, gencatan senjata yang lebih luas, dan pengakuan atas otoritasnya atas Selat Hormuz, lapor media yang terkait negara Press TV pada hari Rabu.

Sementara Amerika Serikat mempertahankan bahwa pembicaraan dengan negosiator Iran sedang berlangsung, pejabat Iran secara terbuka membantah bahwa ada negosiasi yang sedang berlangsung. Pada saat yang sama, laporan tentang penempatan militer AS tambahan ke wilayah tersebut menjaga risiko konflik berkepanjangan tetap tinggi.

Secara terpisah, Axios melaporkan pada hari Kamis bahwa pejabat AS sedang mengevaluasi beberapa opsi militer yang menargetkan posisi-posisi kunci Iran, termasuk area seperti Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran, dan lokasi strategis di sekitar Selat Hormuz, termasuk Pulau Larak dan Abu Musa.

Dengan latar belakang ini, Dolar AS terus mendapatkan traksi. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi, mendorong para pedagang mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve (The Fed), yang telah mendorong imbal hasil Treasury AS lebih tinggi. Karena minyak dihargai dalam USD, harga yang lebih tinggi juga cenderung mendukung permintaan terhadap Greenback.

Pasar kini memprakirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga hingga 2026, bukan ekspektasi sebelumnya untuk setidaknya dua kali pemotongan. Namun, survei Reuters yang dipublikasikan pada hari Kamis menunjukkan bahwa 61 dari 82 ekonom memprakirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada kuartal berikutnya.

Melihat lebih jauh ke depan, para ekonom secara luas terbagi dalam prospek untuk akhir 2026, dengan 28 memprakirakan satu kali pemotongan suku bunga dan 37 mengantisipasi dua kali pemotongan.

Di sisi data, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS tercatat sebesar 210 ribu untuk pekan terakhir, sesuai dengan ekspektasi namun sedikit lebih tinggi dari pembacaan sebelumnya sebesar 205 ribu. Sementara itu, rata-rata empat minggu turun sedikit menjadi 210,5 ribu dari 210,75 ribu.

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.10% 0.04% 0.05% 0.10% 0.33% 0.27% 0.18%
EUR -0.10% -0.05% -0.09% -0.00% 0.24% 0.18% 0.08%
GBP -0.04% 0.05% 0.00% 0.06% 0.30% 0.23% 0.14%
JPY -0.05% 0.09% 0.00% 0.05% 0.29% 0.21% 0.13%
CAD -0.10% 0.00% -0.06% -0.05% 0.24% 0.17% 0.08%
AUD -0.33% -0.24% -0.30% -0.29% -0.24% -0.06% -0.16%
NZD -0.27% -0.18% -0.23% -0.21% -0.17% 0.06% -0.09%
CHF -0.18% -0.08% -0.14% -0.13% -0.08% 0.16% 0.09%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Emas: Penjualan CTA dan Retakan Struktural – TD Securities

Ahli Strategi Komoditas Senior TD Securities, Daniel Ghali memperingatkan bahwa Commodity Trading Advisors (CTA) kemungkinan akan menjual Emas kecuali harga mengalami rebound kuat dalam pekan mendatang
مزید پڑھیں Previous

EUR: Risiko pengetatan ECB dan kepercayaan yang lemah – BNY

Kepala Strategi Makro Pasar BNY, Bob Savage, mencatat bahwa bank sentral Jerman, Presiden Bundesbank Joachim Nagel, telah membuka peluang untuk kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) pada bulan April jika harga energi yang didorong oleh Timur Tengah meningkatkan risiko inflasi.
مزید پڑھیں Next