Indonesia: Ekonomi Terlihat Tumbuh 4,8% di 2022 – UOB

Ekonom di UOB Group Enrico Tanuwidjaja mengomentari angka PDB terbaru dalam perekonomian Indonesia.

Kutipan Utama

“Ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% y/y di kuartal pertama 2022, menandai awal yang stabil di tahun ini tetapi tidak lebih baik dari angka kuartal keempat 2021 5,02%. Angkanya di atas prakiraan kami 4,90%. Semua komponen belanja tumbuh kecuali konsumsi pemerintah yang mencatatkan sedikit kontraksi.”

“Konsumsi rumah tangga mencatatkan kenaikan positif selama empat kuartal berturut-turut sejak kuartal kedua 2021, sama halnya dengan belanja investasi. Sejak kebijakan fiskal ekspansif dimulai selama awal pandemi COVID19 di kuartal kedua 2020 dan mencatat pertumbuhan yang kuat dalam enam kuartal berikutnya setelahnya, belanja pemerintah mengalami penurunan untuk pertama kalinya, menandai dimulainya konsolidasi fiskal. Ekspor dan impor terus mencatat pertumbuhan dua digit di kuartal pertama 2022, meskipun momentum telah melambat ke setengah dari yang terlihat di kuartal keempat 2021.”

“Namun demikian, dengan tekanan inflasi ke atas yang menimbulkan risiko pada pemulihan menyeluruh dalam permintaan konsumen, momentum pertumbuhan kemungkinan akan melambat di kuartal-kuartal berikutnya. Kami mempertahankan prakiraan pertumbuhan PDB kami 4,8% untuk 2022 dan 5,0% untuk 2023.”

USD/CHF Meluncur Lebih Jauh di bawah 0,9900 di Tengah USD yang Lebih Lemah, Fokus Tetap pada IHK AS

Pasangan USD/CHF melanjutkan pelemahan intraday dan turun ke level terendah baru harian, di sekitar area 0,9870 selama paruh pertama sesi Eropa. Pasa
مزید پڑھیں Previous

Malaysia: Pasar Tenaga Kerja Tetap Solid – UOB

Ekonom Senior UOB Group Julia Goh dan Ekonom Loke Siew Ting, mengomentari rilis baru-baru ini dari hasil pasar tenaga kerja di Malaysia. Poin-Point U
مزید پڑھیں Next