USD/CHF Meluncur Lebih Jauh di bawah 0,9900 di Tengah USD yang Lebih Lemah, Fokus Tetap pada IHK AS

  • USD/CHF terkoreksi tajam pada hari Rabu dan mematahkan kenaikan beruntun empat hari.
  • Mundurnya imbal hasil obligasi AS mendorong beberapa aksi ambil untung USD dan memberikan tekanan.
  • Sentimen risk-on dapat merusak safe-haven CHF dan membatasi penurunan pasangan mata uang ini lebih lanjut.
  • Fokusnya tetap tertuju pada rilis data inflasi konsumen AS terbaru.

Pasangan USD/CHF melanjutkan pelemahan intraday dan turun ke level terendah baru harian, di sekitar area 0,9870 selama paruh pertama sesi Eropa.

Pasangan mata uang ini terlihat mengalami penjualan berat pada hari Rabu dan menghentikan kenaikan beruntun empat hari ke level tertinggi sejak Mei 2019, di sekitar 0,9975 yang disentuh pada hari sebelumnya. Penurunan koreksi yang sedang berlangsung dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS memaksa para pedagang untuk mengurangi taruhan bullish mereka pada dolar AS. Ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang memberikan tekanan ke bawah pada pasangan USD/CHF.

Sisi negatifnya, bagaimanapun, tampaknya terbatas di tengah nada yang umumnya positif di sekitar pasar ekuitas, yang cenderung merusak safe-haven franc Swiss. Terlepas dari ini, prospek pengetatan kebijakan yang lebih agresif oleh The Fed akan membantu membatasi penurunan dolar dan memberikan dukungan kepada pasangan USD/CHF, menyarankan kehati-hatian sebelum menempatkan taruhan bearish baru.

The Fed secara luas diperkirakan akan memperketat kebijakan moneternya pada kecepatan yang lebih cepat untuk memerangi inflasi yang sangat tinggi. Bahkan, pasar memperkirakan dalam kenaikan suku bunga 200 bp untuk sisa tahun 2022 di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan nol-covid Tiongkok dan perang di Ukraina akan menghasilkan rantai pasokan global yang ketat. Ini bisa mendorong harga konsumen yang sudah meningkat lebih tinggi.

Oleh karena itu, fokus akan tetap tertuju pada laporan IHK AS, yang akan dirilis nanti selama sesi awal Amerika Utara. Data tersebut dapat mempengaruhi jalur pengetatan The Fed, yang, pada gilirannya, akan mempengaruhi dinamika harga USD jangka pendek. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu tindak lanjut penjualan yang kuat sebelum mengkonfirmasi bahwa pasangan USD/CHF telah mencapai puncaknya.

 

Lelang Obligasi 10-Thn Jerman Jerman : 0.96% versus 0.93%

Lelang Obligasi 10-Thn Jerman Jerman : 0.96% versus 0.93%
Baca selengkapnya Previous

Indonesia: Ekonomi Terlihat Tumbuh 4,8% di 2022 – UOB

Ekonom di UOB Group Enrico Tanuwidjaja mengomentari angka PDB terbaru dalam perekonomian Indonesia. Kutipan Utama “Ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% y/
Baca selengkapnya Next